REVIEW: PASIFIC UNPAD

Assalamu'alaikum!
Terlalu banyak nih yang harus saya post sebenernya tapi kali ini saya mau nulis dulu yang masih ada di kepala saya yang bikin ga bisa move on. Tenang bukan masalah cinta-cintaan yang menye-menye hahaha. Seperti yang pernah saya bilang sebelumnya, weekend di Bandung itu penuh dengan acara, nah, weekend kemarin saya ke acara anak kampus saya, PASIFIC UNPAD!

Dengan harga presale1 75ribu, presale2 135ribu, dan OTS 200ribu adalah harga yang cukup pantas dengan line up artisnya yang kaya acara ultah TV. Hivi, Tulus, Project Pop, The S.I.G.I.T, Afgan, Sheila On 7, Naif, dan Glenn. Kali ini rombongannya saya, Rezy, Monik, dan Faris. Faris ini yang paling untung dibanding kita bertiga, dia dapet tiket dengan cara bikin tabungan di BJB 50ribu terus langsung dapet tiket, sayang aja kita bertiga udah beli tiket duluan.


Kalau acara semacam ini biasanya yang keren-kerennya on stage sekitar abis magrib atau sekitar jam lima sore, tapi ini beda, Hivi aja on stage jam satu siang! Sayang sekitar jam segitu udah hujan yang ya lumayan deres, kalo ga pake payung mah ya pasti basah. Contohnya aja saya yang ga bawa payung, jalan dari BNI Unpad ke gerbang utama karena pintu masuknya di sana, ngantri masuk, hujan, yasudah masuk venue baju basah apalagi rambut, lepek. Pas masuk ternyata Hivi udah on stage, kayanya udah beberapa lagu yang dibawain, saya dan yang lain langsung neduh di saung sekitar situ dan kebetulan di situ spotnya juga bagus. Setelah Hivi, next on stage adalah penyanyi dari Bandung yang baru ngeluarin album barunya, digilai para wanita, Tulus! Saya lupa dibuka dengan lagu apa, yang pasti tulus bawain lagu-lagu di album pertamanya seperti Diorama, Kisah Sebentar, Teman Pesta, Sewindu, Teman Hidup, dan juga beberapa lagu barunya seperti Bumerang dan ditutup dengan Sepatu. Waktu Tulus bawain lagu Sewindu kayanya banyak yang ikut nyanyi pake sedikit emosi, termasuk saya dan Monik hahaha.
"Tak kan lagi ku sebodoh ini, larut di dalam angan, angan tanpa tujuan."
Ada yang menarik juga ketika Tulus menutup penampilannya dengan membawakan Sepatu, barisan cewe-cewe yang ada di depan panggung serempak mengangkat sepatunya sambil bernyanyi. Ada-ada aja, kreatif.

Rasa-rasanya Hivi dan Tulus belum kerasa panas, masih pada biasa aja, dan acara break sampai jam 4, ada kesempatan untuk jajan, makan, ataupun solat. Jadi di Pasific ada dua stage, stage pertama ini cukup kecil, tempat tadi Tulus dan Hivi tampil, terletak di dekat gerbang keluar atau gerbang S1. Selain Tulus dan Hivi sisanya akan main di main stage, terletak di lapangan parkir depan Granus. Sekitar jam 4, penonton baru boleh masuk main stage dan yang bakal on stage selanjutnya adalah Project Pop. Kangen banget liat Project Pop, mereka membuka dengan Tu, Wa, Ga, Pat yang langsung disambut meriah sama penonton, baru kerasa nih ramenya. Ga ketinggalan mereka bawain Pacarku Superstar, Dangdut Is The Music Of My Country, Goyang Duyu, Metal vs Dugem, Gara-Gara Kahitna, penonton ikut nyanyi dan goyang bareng di semua lagu, keren banget, dan kayanya yang dateng tuh seangkatan semua sama saya yang emang pasti hafal sama lagu-lagunya Project Pop, mereka berhasil bikin panas lah intinya hahaha. Mereka juga bawain lagu-lagu dari beberapa boyband dan girlband yang dimedley, ga lupa juga mereka bawain lagu-lagu dan goyanyan yang lagi ngehits di YKS, seperti Kereta Malam dan Oplosan. Ngakak banget ketika Tika menirukan Gaya Shoimah yang suka teriak-teriak. Saya suka banget sama Udjo yang sangat atraktif. Seru!

Dilanjut dengan The S.I.G.I.T, biasanya sih kalau The S.I.G.I.T on stage yang ada di depan panggung tuh cowo-cowo Insurgent Army, tapi kali ini sepi dan jarang yang ada ikut nyanyi bareng kecuali mungkin cuma saya dan Rezy. Sudah dua kali saya berturut-turut nonton mereka di Bandung, dua kali pula Rekti bermasalah dengan micnya. Banyak bawain lagu di album barunya seperti Gate of 15, Black Summer, Detourn. Saya sih paling suka ketika mereka bawain Clover Doper. Keren. Selanjutnya, yang digilain cewe-cewe lebih daripada Tulus, mulai orang-orang dari belakang rusuh pengen maju ke depan sampe susah gerak, rapet, susah napas. Yang ditunggu-tunggu daritadi akhirnya on stage, Afgan Syahrezaaaaaaaaaaaaa. Emang ini orang sama kaya lagunya, SADIS! Bikin cewe-cewe dan mungkin cowo-cowo juga histeris liatnya, yang di belakang saya ga berenti-berenti bilang "Ya Allah, ganteng banget." Tapi gatau kenapa saya lebih suka dia waktu di Sabuga acaranya SMA N 2.

Afgan, lalu dilanjut dengan Sheila on 7, Naif dan penutupnya adalah Glenn. Saya mau cerita Naif dan Glenn dulu, SO7 nanti belakangan. Naif keren, terutama sang front man yang makin tua makin ganteng aja, David Bayu. Membawakan lagu-lagu yang udah ga asing lagi, Jikalau, Posesif yang katanya baru kemarin-kemarin dinyanyiin sama Jonny Iskandar hahaha, terus Benci Untuk Mencinta, Televisi, Mobil Balap, dan Air dan Api. Seperti biasa yang pernah bikin bete ayah saya, di akhir penampilannya David Bayu membuka bajunya. Melelehlah cewe-cewe. Penampilan terakhir, Glenn. Gatau kenapa mungkin karena cape dan haus saya kurang menikmati penampilannya Glenn ga terlalu excited seperti SO7 on stage. Dan maaf Glenn, dia terlalu banyak tektekbengeknya selain nyanyinya sendiri, mungkin itu yang bikin bosen. 

Saya sebenernya nungguin si Afgan karena liat dia waktu di Captwore keren banget, sisanya sih ya biasa aja. Tapi ternyata beda. On stage, Sheila On 7. Mungkin karena udah lama ga liat dan jarang juga sekarang ada di TV, buat saya pas mereka on stage itu bagian terpecah di acara ini. Ini yang bikin saya ga bisa move on dan kayanya penonton yang lainnya harus setuju sama saya, hahahaha. Mereka bawain lagu yang emang udah kita hafal mungkin khatam sama lagu-lagu mereka. Rasanya penonton riuh banget pas mereka on stage, nyanyi, loncat-loncat bareng, seru. Aksi panggungnya Duta juga keren banget gatau saya mesti nulisnya kaya gimana, mungkin kalau yang nonton juga pasti setuju. Dengan rambutnya yang bikin cewe-cewe meleleh, kumisnya, dan parka hijau yang dipakainya, bikin saya sampe sekarang kepikiran terus, hahaha. Dulu saya biasa aja liat Duta, tapi gatau kenapa rasanya dia makin tua makin ganteng, rambutnya, kumisnya, bikin tambah susah move on. Ada beberapa lagu yang saya lupa apa judulnya tapi ya hapal, kalau kata Faris Sheila on 7 ini under estimate tapi justru yang paling keren. Mereka cukup banyak bawain lagu, seperti Melompat Lebih Tinggi, Hujan Turun, Seberapa Pantas, Pemuja Rahasia, Kita, Mudah Saja, dan ditutup dengan Hari Bersamanya. 
Beberapa kali Duta menyempatkan untuk berkomunikasi dengan penonton, dan bertanya,
"Siapa yang pertama kali nonton Sheila on 7?" Dan beberapa orang mengangkat tangan, cuma sedikit sih, kayanya anak kemaren sore, hahaha belagu. 
Lalu Duta mengatakan bahwa mereka belum sempat mengeluarkan album tapi materinya udah selesai dan bertanya,
"Mau lagu baru ga nih?" 
Penonton serempak jawab, "Lagu lama ajaaaaaaaaaaa!"
Ketika akan membawakan Pemuja Rahasia, Duta mengajak penonton untuk mengangkat kedua tangannya dan mengomando "Kanan, kanan, kiri, kiri," yang serempak diikuti para penonton, tapi ketika akan memulai lagu, bassnya Eross berbunyi seperti blender, kesalahan teknis kayanya sih hehehe.
"Ditunggu sakedap nyakkkk," seru Duta.
Setelah benar, kita semua mengulang ritualnya dari mulai menangkat tangan hahaha. Di lagu Melompat Lebih Tinggi, euforianya makin seru, dan seperti biasa Eross unjuk gigi dengan gitarnya. Lalu ditutup dengan Hari Bersamanya. Yang bikin saya suka dari Sheila on 7, penampilan mereka ya sederhana, ga banyak show off, bawain banyak lagu, dan penonton senang. Saya langsung kepikiran, setiap ada Sheila on 7 di Bandung pokoknya saya harus nonton. 
SHEILA ON 7, You guys bring the happiness for the 90's kiddos.
Pasific, KEREN.

Ketika Tulus membawakan Sepatu


Basah basah basah

:3







Share:

3 comments

  1. Kebetulan saya juga hadir di acara tersebut. Menurut saya pihak panitia mengambil langkah sangat berani mendatangkan artis yang begitu banyak serta papan atas. Unpad emang paling jago deh kalo bikin acara kaya gini let say Espose, Symphonesia, Kampoeng Jazz, dll. Tapi acara pasific ini yang paling worth menurut saya. Dengan harga tiket yang tidak terlalu mahal namun dijamu dengan panampilan artis luar biasa. Namun ada yang kurang bagi saya, penempatan tata letak panggung, dimana panggung utama dan stand2 agak jauh sehingga merugikan stand dan agak jauh kalo mau jajan. Lalu beberapa penampilan artis agak masalah di sound seperti pada saat The Sigit (mic mati) dan Sheila on 7. dan satu lagi, band band dan penyanyi jadul lebih berkualitas ya. Namun HiVi dan Tulus juga gak kalah.

    BalasHapus
  2. Iya Alhamdulillah padahal kalau tau ceritanya, awalnya acara ini tuh lumayan kendalanya, mulai dari sponsor dll, soalnya ya acara gede pertama yang diadain anak BEM FEB tapi ternyata ini paling worth saya setuju. Setuju! Sheila on 7 terutama yang jadi juaranya, thanks for your comment btw. :)

    BalasHapus
  3. cek acara Pasific 2 http://pasific.feb.unpad.ac.id/

    BalasHapus